Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulut Ajak Masyarakat Hidupkan Jiwa 'Torang Samua Basudara'

MANADO – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara, KH. Abdul W.A. Gofur, LC, mengeluarkan seruan penting terkait pemeliharaan kerukunan antarumat beragama di wilayah Sulawesi Utara. Dalam penyataannya, beliau menekankan bahwa keberagaman keyakinan di "Bumi Nyiur Melambai" adalah sebuah kekayaan yang seharusnya memperkuat tali persaudaraan, bukan menjadi pemicu keretakan sosial. KH. Abdul Gofur menggarisbawahi bahwa semboyan "Torang Samua Basudara" harus tetap menjadi jiwa yang hidup dalam keseharian masyarakat, bukan sekadar pajangan formalitas. Menurutnya, fondasi keberagaman yang telah lama dibangun perlu dirawat dengan tindakan nyata, bukan sekadar toleransi pasif. "Perbedaan agama dan tradisi adalah kekayaan yang memperindah tenun kebangsaan kita. Kita harus wujudkan hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati demi keutuhan bangsa Indonesia," tegasnya. Beliau juga mengingatkan bahwa kerukunan tidak tumbuh secara ...

Di Tengah Tantangan Sosial, Ketua FKUB Sulut Tekankan Sinergi Masyarakat dan Aparat dalam Membendung Narasi Sesat

Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya mempertahankan predikatnya sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia. Namun, tantangan baru muncul seiring dengan banyaknya isu-isu hoaks dan konten provokatif yang beredar luas di jagat maya. Merespons hal tersebut, Ketua FKUB Sulut, Pdt. Lucky Rumopa, mengeluarkan pernyataan resmi yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya-upaya adu domba yang berkedok isu agama. Dalam keterangannya pada Jumat (17/04/2026), Pdt. Rumopa menggarisbawahi bahwa situasi sosial saat ini memang sedang menghadapi berbagai pergumulan. Media sosial seringkali menjadi pemicu gesekan karena adanya akun-akun yang sengaja melempar narasi panas di ruang publik. Beliau melihat adanya urgensi bagi para pimpinan umat beragama untuk memberikan klarifikasi dan edukasi agar umat tetap tenang dan tidak terjebak dalam arus emosi yang merugikan. "Saya sangat menghimbau agar kita tidak mudah terpancing. Jangan sampai berita-berita yang t...