MANADO – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara, KH. Abdul W.A. Gofur, LC, mengeluarkan seruan penting terkait pemeliharaan kerukunan antarumat beragama di wilayah Sulawesi Utara. Dalam penyataannya, beliau menekankan bahwa keberagaman keyakinan di "Bumi Nyiur Melambai" adalah sebuah kekayaan yang seharusnya memperkuat tali persaudaraan, bukan menjadi pemicu keretakan sosial.
KH. Abdul Gofur menggarisbawahi bahwa semboyan "Torang Samua Basudara" harus tetap menjadi jiwa yang hidup dalam keseharian masyarakat, bukan sekadar pajangan formalitas. Menurutnya, fondasi keberagaman yang telah lama dibangun perlu dirawat dengan tindakan nyata, bukan sekadar toleransi pasif.
"Perbedaan agama dan tradisi adalah kekayaan yang memperindah tenun kebangsaan kita. Kita harus wujudkan hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati demi keutuhan bangsa Indonesia," tegasnya. Beliau juga mengingatkan bahwa kerukunan tidak tumbuh secara otomatis, melainkan harus dipupuk melalui pemahaman mendalam tanpa harus mengubah keyakinan masing-masing.
Komentar
Posting Komentar