Manado — Kenyamanan warga Sulawesi Utara belakangan ini menjadi sorotan. Menanggapi keresahan terkait gangguan kamtibmas, Ketua Laskar Manguni Indonesia (LMI) Sulut, Pdt. Hanny Pantouw, angkat bicara dan meminta aparat TNI/Polri serta pemerintah bergerak menyapu bersih aksi premanisme yang meresahkan di jalanan. Sebagai tokoh agama sekaligus pimpinan ormas, Pdt. Hanny menegaskan bahwa warga sudah rindu akan suasana yang benar-benar aman. Ia meminta aparat tidak perlu ragu menyikat para pemabuk hingga preman yang kerap berulah, karena masyarakat berada di belakang aparat. "Kami para tokoh agama dan ormas di Sulut sependapat untuk terus menjaga daerah ini tetap kondusif. Jadi untuk Pak Kapolda, jangan pernah ragu untuk menciptakan keamanan. Tindak tegas para perusuh di jalanan," pungkasnya dengan nada optimis demi ketenteraman bersama di Bumi Nyiur Melambai.
Ketua FKUB Sulut Pdt. Lucky Rumopa: Kedatangan UAS Harus Bawa Kesejukan, Warga Diminta Jaga Kerukunan
Manado – Pdt. Lucky Rumopa, Ketua FKUB Sulawesi Utara, resmi meminta masyarakat menjaga kerukunan antar umat beragama menyambut rencana kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Manado. Selasa (12/05/2026), ia mengatakan FKUB menyambut baik kedatangan UAS. "Kami harap beliau membawa ketentraman, kerukunan, dan kesejukan," ujarnya. Pdt. Lucky juga mengajak warga Tanah Toar Lumimuut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama UAS berceramah di Masjid Ahmad Yani. "Terima kedatangan beliau dengan baik, jaga Sulut tetap damai," tukasnya.