Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Candaan Melukai Bukan Keakraban, Gloria Lakoy ajak Generasi Muda Unsrat Hentikan Bullying di Kampus

  MANADO — Batas antara keakraban dan perundungan di lingkungan anak muda sering kali makin kabur akibat dalih "hanya bercanda". Menanggapi fenomena tersebut, mahasiswi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Gloria Lakoy, mengajak sesama generasi muda di Sulawesi Utara untuk lebih peka terhadap perasaan orang lain. Gloria mengungkapkan bahwa candaan yang berisi ejekan personal atau tindakan merendahkan sama sekali tidak mencerminkan keakraban. Justru hal itu menjadi benih kekerasan verbal dan cyberbullying di ruang digital yang dapat merusak kesehatan mental sesama mahasiswa. "Kampus itu tempat ilmiah untuk kita saling merangkul dan bertumbuh bersama. Hentikan perilaku yang melukai perasaan orang lain. Jangan diam dan pasif kalau ada bullying di sekitar kita, segera laporkan sebelum menjadi malapetaka," tegas tokoh muda Sulut ini. Pesan ini menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk menciptakan iklim kampus yang inklusif, suportif, dan ramah bagi kesehatan mental seluru...

KGMPI Mendorong Sinergi Lembaga Keagamaan dan Polri demi Stabilitas Keamanan Sulut

MANADO — Kemitraan strategis antara tokoh agama dan kepolisian menjadi kunci utama dalam memelihara stabilitas sosial di daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Sinode KGMPI, Pdt. Krison D. Nanangkong, S.Th. Pdt. Krison menekankan pentingnya komunikasi berkesinambungan antara lembaga keagamaan dan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara guna mengantisipasi potensi kerawanan sosial sejak dini. "Sinergi antara tokoh agama dan kepolisian sangat krusial. Melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan dan penegakan hukum yang profesional dari Polri, kita dapat mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas secara efektif," kata Pdt. Krison. Ia juga menegaskan bahwa pihak gereja mendukung penuh langkah tegas jajaran Polri dalam memberantas aksi premanisme maupun gangguan keamanan lainnya demi ketenteraman warga.

Jamin Kesejahteraan Pekerja, FSBSI Manado Tegaskan Pentingnya Lingkungan Kerja yang Aman

MANADO — Keterkaitan antara rasa aman di tempat kerja dan produktivitas buruh menjadi perhatian utama DPC FSBSI Kota Manado. Ketua FSBSI Manado, Jhon Pade, menilai langkah tegas Polda Sulut dalam mengamankan pusat-pusat kegiatan ekonomi memberikan dampak langsung bagi ketenangan para pekerja. "Kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat membuat Manado tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk bekerja, berinvestasi, dan tinggal," jelas Jhon Pade. Ia meyakini bahwa perlindungan keamanan yang diberikan oleh jajaran Polda Sulut secara tidak langsung mendorong peningkatan produktivitas nasional di sektor industri dan jasa di Sulawesi Utara.

FSBSI Manado Nilai Stabilitas Kamtibmas Polda Sulut Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

MANADO — Sektor ketenagakerjaan dan iklim investasi di Sulawesi Utara sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPC FSBSI Kota Manado, Jhon Pade, saat menyoroti peran strategis Polda Sulut dalam menjaga stabilitas daerah. Jhon Pade menyatakan bahwa kinerja Polda Sulut dalam mengawal kamtibmas memberikan kepastian dan rasa aman, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi para pelaku usaha di Kota Manado. "Peran Polda Sulut sangat krusial di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang. Tanpa jaminan keamanan yang kokoh, roda perekonomian daerah tidak dapat berjalan dengan optimal," ungkapnya. Ia menambahkan, kondisi daerah yang aman akan menarik lebih banyak investasi, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pembukaan lapangan kerja serta kesejahteraan para buruh di Sulawesi Utara.