Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Utara menegaskan bahwa independensi Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas penegakan hukum di Indonesia. Ketua FKUB Sulut, Lucky Rumopa, menyatakan bahwa struktur kelembagaan Polri yang berada di bawah Presiden menjadi mekanisme yang tepat untuk memastikan independensi tersebut tetap terjaga. Ia menilai bahwa dukungan terhadap Polri tidak hanya berkaitan dengan aspek kelembagaan, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat luas yang membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum. Dengan koordinasi yang jelas di tingkat nasional, Polri dinilai akan lebih mampu merespons berbagai tantangan keamanan secara cepat dan terukur. FKUB Sulut juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial. Menurut Rumopa, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Kondisi keamanan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, yang tetap terkendali mendapat pengakuan luas. DPC Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kota Manado secara resmi menyatakan apresiasi terhadap kinerja Polda Sulawesi Utara dalam mengawal Kamtibmas. Jhon Pade, Ketua DPC FSBSI Manado, menegaskan bahwa peran kepolisian dalam memitigasi potensi gangguan keamanan di tengah dinamika pembangunan saat ini sangatlah krusial. Pade berpendapat bahwa rasa aman yang dirasakan warga saat ini adalah bukti nyata dari kehadiran negara melalui instansi kepolisian. Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara elemen buruh dan kepolisian untuk mencegah terjadinya konflik sosial. Melalui kerja sama yang erat, FSBSI berkomitmen mendukung penuh setiap kebijakan Polda Sulut yang bertujuan menjaga kedamaian daerah. Pade menutup pernyataannya dengan harapan agar stabilitas yang ada saat ini dapat terus dipertahankan demi kenyamanan hidup seluruh warga di Bumi Nyiur ...